FaktaNow.com, Pinrang – Wakil Bupati Pinrang, Sudirman Bungi, S.IP., M.Si, kembali menegaskan pentingnya layanan kesehatan langsung yang tidak dapat sepenuhnya digantikan oleh sistem digital. Pernyataan tersebut disampaikannya saat membuka kegiatan Desiminasi Hasil Audit Kasus Kematian Maternal dan Perinatal yang diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Pinrang, Kamis (22/5/2025).
Menurut Wabup Sudirman, tidak semua layanan publik dapat dialihkan ke sistem online, terutama layanan kesehatan yang memerlukan interaksi dan sentuhan langsung antara tenaga medis dan masyarakat, seperti yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan, rumah sakit, dan fasilitas kesehatan lainnya.
“Dalam pelayanan kesehatan, ada hal-hal yang memang harus dilakukan secara langsung. Tidak bisa semua digantikan oleh sistem digital, terutama ketika menyangkut nyawa dan keselamatan ibu dan anak,” tegasnya.
Wabup Sudirman juga mengungkapkan bahwa tren kasus kematian ibu dan bayi di Kabupaten Pinrang menunjukkan penurunan dari tahun ke tahun. Namun, capaian ini tidak boleh membuat semua pihak lengah.
“Tren kasus memang menurun, tapi ini bukan akhir dari upaya kita. Hasil audit hari ini harus dimanfaatkan sebaik mungkin untuk mengetahui penyebab kematian ibu dan bayi, baik dari aspek medis maupun faktor lainnya,” ujarnya.
Audit ini, kata Wabup, bukan sekadar evaluasi, melainkan dasar untuk memperbaiki pelayanan kesehatan, meningkatkan deteksi dini, dan menyusun strategi pencegahan yang lebih menyeluruh. Ia menambahkan, banyak faktor yang memengaruhi, mulai dari kondisi kesehatan ibu, akses layanan, hingga keterlibatan keluarga dan masyarakat.
“Penting bagi kita semua untuk melihat persoalan ini secara lintas sektor,” tambahnya.
Wabup Sudirman mengajak seluruh stakeholder, mulai dari pemerintah kecamatan hingga tingkat kelurahan dan desa, untuk berperan aktif membantu Dinas Kesehatan dalam mengurangi angka kematian ibu dan bayi di wilayah masing-masing.




